Jumaat, 13 April 2012

Catatan Perjalanan Panyoet (2012)

Hay! Panyoetista tahun baru telah dimulai dan kita akan mulai menorehkan kisah baru dilembar tak kasat mata sang waktu. Kembali ke masa lalu dimana lembaran sang waktu telah kita lukiskan kisah bersama, maka kali ini kita akan membaca kembali kisah kita itu. Apa saja sih yang telah kita lakukan selama Panyoet terbentuk (setahun lalu)? Nah inilah kisah kita...
Bermodal tempat yang nomaden mulai beraksi tiap minggunya untuk belajar, mengajar, dan berbagi. Dengan sederhananya kita mengikat diri dalam dunia ilustrasi, menepis perbedaan genre, dan tetap menjadi diri sendiri.
A+


taman FKIP

taman/hutan kota

mbak moel

MU




































































Awal keberadaan kita dimulai dengan pameran kecil-kecilan di A+ Cafee.

Tak lama berselang kita berkesempatan menggelar acara workshop bersama Beng Rahadian (komikus nasional) di A+.

Meskipun sekedar temu ramah tapi kami menyerap banyak ilmu dari Pak Priyanto Sunarto, seorang dosen sekaligus komikus senior koran Tempo.


Api kecil Panyoet semakin benderang dan tak ayal undangan mengenalkan komunitas kita ini ke radio-radio untuk mengisi acara. Tak sampai di situ panyoet juga sering menjadi tamu dan juri di kegiatan yang mengakat tema menggambar.















Bagaimana dengan kegiatan mingguan?
Tetap jalan dong, setiap minggunya dan pastinya masih nomaden. Alasan lain karena tak punya dana untuk sewa tempat tuk sekretariat ya kami akan tetap berbangga hati dengan mengatakan 'seni itu tak untuk dikurung dengan dinding-dinding'.






Tak boleh dilewatkan pesta paling heboh dan paling seru-seruannya para panyotista waktu nyelenggarain ulang tahun Payoet yang pertama.






















Dan tutup tahun 2012 dengan pameran di acara Piasan Seni.



Selasa, 10 April 2012

Plagiat?

Entri kali ini kami akan menampilkan profil ketua Club Comic Panyoet Aceh yang tak lain dan tak bukan adalah masih dengan nama yang sama sejak lahir beliau sampai sekarang; Rasnadi Nasry.
 Rasnadi Nasry dalam kartun vexel.

Ia kerap disapa Nasry, mahasiswa IAIN Ar-Raniry jurusan Komunikasi Penyiaran Islam ini mengaku masih dengan kesibukan yang sudah setahun lebih terus berusaha merampungkan skripsinya.
“Sebelum masuk sekolah, dulunya menggambar itu medianya tanah, korek-korek tanah, pake paku. Masa kecil kurang bahagia. Hahaha... Kadang-kadang pake kuku sampe dimarahi ibu. Trus paling kesal gambar yang aku gambar di tanah itu di hapus orang. Hahaha...” cerita Nasry saat kami tanya sejak kapan ia menggambar.
Nasry mengaku suka gambar kartun dan karikatur. Tauris Mustafa adalah kartunis media lokal Aceh menjadi sosok yang diidolakan oleh seorang Kartunis Nasry.

Ahad, 1 April 2012

Makan Duren Bareng Beng Rahadian

Pajoeh boh Drien

Wuuuis para Agam-agam sehari sebelum workshop komik bersama Beng Rahadian pergi makan durian euy....

Berhubung kami di Aceh nggak make budaya keluar malam bagi yang Inong, yaa kami turut bergembira atas sensasi duren (durian-red) yang nikmaaaaaat. Nyaaaaaammmi...
Cekidot.

Eaaaa, senyum Bang Beng meninggalkan jejak. Datang lagi yaa ke Aceh. ^0^

Sabtu, 31 Mac 2012

Bersama Priyanto Sunarto

Di Canai Mamak dalam agenda temu ramah dengan pak pris (Priyanto Sunarto)

 Akan ku kisahkan setitik tentang hari itu, 13 Februari 2012.
Seperti hari-hari biasanya, walau sedikit mendung namun tak setetespun hujan turun. setidaknya begitulah ketika kami bersama di Canai Mamak menanti kehadiran pak Priyanto sunarto, Kartunis tersohor di nusantara, guru besar senirupa dan desain di ITB itu.

Awalnya terlalu pelik memang langkah yang kami ambil. tak pungkir, memang keadaan tak selalu berjalan mulus karena selalu ada misteri disetiap keasingan. selalu ada halangan luar dalam namun pintu selalu terbuka disaat pintu-pintu yang lain tertutup, demikian pula hari itu*

Ahad, 25 Mac 2012

Atas Nama Cinta



Mungkin sebagian dari kita heran menemukan seseorang yang rela menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menyelesaikan kerjanya. Ada pula yang meninggalkan ibu serta bapak di kampung dan merantau memikul secuil harapan. Bagaimana mereka mampu memikul semua itu? Bagaimana pula dengan para petani yang memikul padi dari ujung sawah dengan pundaknya? Kekuatan darimana yang mampu mendinginkan terik panas, atau menghangatkan dinginnya angin malam. 

Kekuatan itu bernama cinta. Darinyalah kekuatan itu lahir dan tumbuh tak mudah tumbang. Cinta yang melahirkan harapan dan pengabdian kepada siapa mereka persembahkan. Kepada ibu, bapak, istri, anak, masyarakat dengan generasi yang harus terus kreatif.

Jumaat, 16 Mac 2012

Coba Hargai Karyamu!

Minggu ini kita punya satu teman baru. Dia juga anggota Club comic Panyoet Aceh. Pria yang sedang melanjutkan study di kampus Unsyiah jurusan arsitektur ini memang tak salah jalur kalau ia menyukai menggambar. Tentu tak heran pula kalau menggambarlah tempat ia melarikan bad mood. Jadi, cowok satu ini tidak pernah bad mood dong?
Mau kenal siapa dia? Eheem eheeem, terus tekan enter dong biar kamu tahu.
Ia mengaku suka menggambar sejak mengenal alat tulis, kira-kira 3-4 tahun usianya. Bertambah semangatnya ketika komik Dragonball muncul.
Tiba-tiba menerima notif dari akun Facebook, itulah awal dari segala perkenalan Panji dengan Club Panyoet Aceh. Dalam dunia maya, grup Panyoet ini sangat aktif dan saling berbagi kreatifitasnya. Seakan ada yang kurang kalau belum berbagi hasil karya, mungkin itulah yang dirasakan oleh penghuni grup Facebook panyoet Aceh.

Coba kita kenalan dengan gambarnya dulu deh, yang penasaran sabaran dulu.

Isnin, 5 Mac 2012

Cpas, ‘Ambil Pincil, Gores Aja!’


                               
“Nama, ya? Mau yang panjang ato yang pendek? Panjangin lima rebu, pendekin seribu, hahaha” jawab si gadis dengan ceria saat kami sapa.

Gadis yang miliki nama lengkap Cut  Putri Ayasofia kerap kami panggil Cpas (baca : cipas). “boleh juga di panggil Bang Felix” tambah gadis yang tak mau meninggalkan nama kesayangannya itu.
Cpas suka menyebut dirinya salah masuk jurusan, maka wajar saya kalau ia kontan akan menjawab, “Sekarang saya Mahasiswi Semester 6 di IAIN Ar-Raniry, tepatnya jurusan Teknik Energi Nuklir (TEN) hehehe...”